Gerakan Sosial Muhammadiyah
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gerakan sosial yang dilakukan oleh amal usaha Muhammadiyah sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peranan Muhammadiyah di bidang sosial di Indonesia setidaknya diwujudkan dalam tiga ranah utama bidang sosial yang dikembangkan, bidang pendidikan dengan mendirikan sekolah-sekolah modern. Bidang layanan kesehatan dengan mendirikan banyak rumah sakit, rumah bersalin, poliklinik, dan semacamnya dan bidang santunan sosial seperti panti asuhan, panti jompo, dan bantuan karitatif lainya.
References
Baidhawy, Z. (2011). Satu Abad Muhammadiyah (Pergeseran Paradigma Dakwah).
Febriansyah, B. (2013). Muhammadiyah 100 Tahun Menyinari Negeri. Yogyakarta: Majelis Pustaka dan Informasi PP Muhammadiyah.
Hapsari, P. (2012). Peran Muhammadiyah dalam Pembaharuan Islam di Sukoharjo. Tajdida, 10(2), 103–136.
Jinan, M. (2015). MUHAMMADIYAH STUDIES: Transformasi Kajian tentang Gerakan Islam di Indonesia. Analisa Journal of Social Science and Religion, 22(2), 269–280.
Kholilurrohman. (2014). Mensinergikan Semangat Mujahadah, Ijtihad, dan Jihad di Indonesia. Jurnal Dakwah, XV(1), 67–82.
Khozin, S. (2000). Pembaruan Islam (Konsep, Pemikiran, dan Gerakan), Seri Studi Islam II. Malang: UMM Press.
Kuntowijoyo. (1995). Intelektualime Muhammadiyah Menyongsong Era Baru (Cetakan 1). Bandung: Mizan.
Ma’arif, S. (2000). Independensi Muhammadiyah di Tengah Pergumulan Pemikiran Islam dan Politik. Jakarta: Cidesindo.
Mafidin. (2012). Studi Literatur tentang Peran Muhammadiyah dalam Mengembangkan Pendidikan Islam di Indonesia. Jurnal Tarbawi, 1(1), 43–53.
Martono, N. (2011). Sosiologi Perubahan Sosial. Jakarta: Rajawali Pers.
Mu’arif. (2005). Meruwat Muhammadiyah (Kritik Seabad Pembaruan Islam di Indonesia). Yogyakarta: Pilar Media.
Mulkhan, A. M. (2000). Islam Murni dalam Masyarakat Petani. Yogyakarta: Yayasan Bentang Budaya.
Mustolehuddin. (2014). Pandangan Ideologis-Teologis Muhammadiyah dan Majlis Tafsir Al-Qur’an (Studi Gerakan Purifikasi Islam di Surakarta). Analisa, 21(1), 39–50.
Nakamura. (1983). Agama dan Lingkungan Kultural Indonesia: Pengaruh Gerakan Muhammadiyah dalam Pemurnian Agama Islam. Surakarta: Hapsara.
Noer, D. (1996). Gerakan Modern Islam di Indonesia 1900-1942. Jakarta: Pustaka LP3S Indonesia.
Nurhakim, M. (2012). Muhammadiyah dan Agenda Pengembangan Pemikiran Islam dalam Konteks Perubahan Masyarakat Kontemporer. Jurnal Online Metodologi Tarjih Muhammadiyah, 1(1), 1–15.
Nurlindah. (2016). Gerakan Sosial Coremap dalam Pelestarian Terumbu Karang. Jurnal Equilibrium, III(2), 185–194.
Pasha, D. (2000). Muhammadiyah sebagai Gerakan Islam. Yogyakarta: Lembaga Pengkajian dan Pengamalan Islam.
Rahman, A. (2016). Gerakan Sosial Masyarakat Peduli Lingkungan. Jurnal Equilibrium, III(2), 175–184.
Ritzer, G. (2011). Teori Sosiologi Modern. Jakarta: Penerbit Kencana.
Rokhim. (2014). Peran Organisasi Muhammadiyah dalam Bidang Pendidikan di Kecamatan Sukorejo Kabupaten Kendal. Juenal Ilmiah Pendidikan Sejarah IKIP Veteran Semarang, 2(1), 23–31.
Santosa, I. (2005). Karakter Muhammadiyah Melandaikan Gagasan Islam Berkemajuan.
Sutarmo. (2005). Muhammadiyah Gerakan Sosial Keagamaan Modernis. Yogyakarta: Suara Muhammadiyah.
Tahir, G. (2010). MUHAMMADIYAH (Gerakan Sosial Keagamaan dan Pendidikan). Jurnal Adabiyah, X(2), 160–170.
Yuristiadhi, G. (2015). Aktivisme Hoofdbestuur Muhammadiyah Bagian PKO di Yogyakarta Sebagai Representasi Gerakan Pelayanan Sosial Masyarakat Sipil (1920-1931). Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Afkaruna, 11(2). https://doi.org/10.18196/AIIJIS.2015.
Zulkarnain. (2011). Tradisi Kajian Keislaman dalam Perspektif Ormas di Indonesia. Al-Adyan, 6(1), 99–111.
.jpg)
